Bentrok massa pecah di sekitar Gedung Bawaslu pada 22 Mei 2019. Massa aksi pengunjuk rasa memprotes hasil pemilu.
Aparat kepolisian dan TNI diturunkan untuk meredam bentrok tidak meluas. Di tengah suasana panas, Brigjen Wahyu Yudhayana pun dihadapkan pada sebuah kondisi yang dilematis.
Saat itu, dia adalah Dandim 0501/Jakarta Pusat. Perintah atasan, massa segera dipukul mundur. Namun, jika memaksa massa mundur dengan otot justru akan memperparah kondisi.
Akhirnya, pendekatan pun dilakukan Wahyu. Menjalin komunikasi dengan mahasiswa, tanpa senjata. Apa yang terjadi ketika itu?
Simak selengkapnya dalam Brigade Podcast bersama Brigjen Wahyu Yudhayana.
#TNIAD #BrigjenWahyuYudayana #Demo2019 #BrigadePodcast
Timestamp:
00:00 - Intro
01:29 - Penanganan kerusuhan hasil Pemilu 2019 di Bawaslu
05:34 - Penanganan demo hasil Pemilu 2019 di DPR
13:48 - TNI tak bawa senjata saat amankan demo di 2019
16:44 - Gejolak demo hasil Pemilu 2019 di Bawaslu
19:41 - Doa bersama dengan Kapolres Jakpus saat itu
23:21 - Momen Wahyu berikan air minum ke pendemo
26:35 - TNI sangar atau humanis?