Jembatan penghubung satu-satunya di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Jember, putus setelah diterjang banjir dan hingga kini belum diperbaiki. Akibatnya, aktivitas warga terganggu, termasuk akses pendidikan bagi siswa SD dan TK di wilayah tersebut.
Setiap hari, para siswa harus menyeberangi derasnya aliran Sungai Bedadung menggunakan rakit bambu sederhana yang dibantu warga. Kondisi arus yang deras dan kedalaman sungai membuat perjalanan mereka sangat berisiko.
Tak jarang, mereka terpaksa tidak berangkat sekolah saat cuaca buruk demi keselamatan. Sementara jalur alternatif darat berjarak sekitar 10 kilometer dan cukup sulit ditempuh.
Jembatan tersebut diketahui sudah dua kali putus akibat banjir pada Desember 2025 dan Februari 2026. Warga berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan agar akses pendidikan dan perekonomian kembali normal.
Tuliskan komentarmu dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv
#BOLDKompasTV