Wakil Ketua Partai Nasional Demokrat (NasDem) Saan Mustopa mengaku kaget mendengar isu fusi partai antara NasDem dan Gerindra.
“Saya juga kaget ya denger ada isu yang mencuat soal fusi partai dengan Gerindra. Karena setahu saya, fusi partai itu terjadi pada tahun 1973,” kata Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026).
Meski demikian, Saan membantah isu tersebut.
Dia menegaskan bahwa partainya saat ini berfokus pada membantu pekerjaan Presiden Prabowo.
Menurut pengamat politik Agung Baskoro, hal tersebut biasa terjadi di dunia politik.
“Fusi partai secara politik bukan hal yang baru, hal itu biasa terjadi. Hanya saja memang alasan dari fusi partai tersebut yang menjadi perbincangan publik,” kata Agung saat dihubungi Kompas.com, Selasa (14/4/2026).
Selain itu, Agung juga berpendapat bahwa hal tersebut merupakan strategi dari NasDem untuk bertahan hidup.
Simak videonya berikut ini!
Video Jurnalis: Dimas Nanda Krisna
Penulis Naskah: Dimas Nanda Krisna
Video Editor: Dimas Nanda Krisna
Produser: Diamanty Meiliana
#politik #prabowosubianto #saanmustopa #fusipartai #vjlab