KOMPAS.TV - Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, buka suara terkait kasus keracunan yang menimpa 135 siswa dan guru di Jakarta.
Ia menyebut kejadian ini merupakan bentuk kelalaian di lapangan.
Atas nama Badan Gizi Nasional, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para korban.
Saat ini, BGN tengah melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut. Sebagai langkah pengamanan, BGN menghentikan sementara operasional 1.750 SPPG.
Penangguhan ini dilakukan terhadap SPPG yang belum memenuhi standar, termasuk terkait instalasi pengolahan limbah dan sertifikasi.
Sementara itu, terkait pengawasan, Dadan menegaskan bahwa standar operasional sebenarnya telah disusun.
Namun, tantangan utama berada pada kepatuhan di lapangan. BGN juga menegaskan standar lokasi pembangunan SPPG.
Ia menambahkan, SPPG juga tidak boleh berada di dekat kandang hewan. BGN berharap langkah perbaikan ini dapat meningkatkan kualitas dan keamanan program MBG ke depan.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/SLuZnuNfxPo
#mbg #dadanhindayana #motorlistrik
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/662810/135-siswa-dan-guru-korban-keracunan-mbg-kepala-bgn-dadan-hindayana-akui-kelalaian-dan-minta-maaf