Hacker berhasil membobol superkomputer pemerintah China. Insiden ini pun menjadi peretasan berskala besar yang mengguncang Negeri Tirai Bambu.
Fasilitas yang diretas itu adalah National Supercomputing Center (NSCC) di Tianjin. Pusat kendali terpusat yang menyediakan layanan infrastruktur komputasi bagi lebih dari 6.000 klien di seluruh penjuru China itu, dibobol hacker yang menamakan dirinya sebagai FlamingChina.
Data yang dicuri pun tak main-main, sebagian besar berstatus sangat rahasia, mencakup skema rudal China hingga rancangan simulasi militer. Peretas berhasil menyedot sekitar 10 petabyte informasi sensitif dari NSCC.