Benarkah kondisi ekonomi Indonesia sedang sulit?
Nyatanya BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 mencapai 5,11 persen, dengan triwulan IV sebesar 5,39 persen, lebih tinggi dari periode sebelumnya. Di tengah ketidakpastian global, angka ini menunjukkan ekonomi Indonesia tetap tumbuh dan relatif resilien.
Di sisi lain, jumlah pengangguran turun sekitar 109 ribu orang, meski angkatan kerja bertambah 1,26 juta orang. Data ini penting dilihat secara utuh, bukan hanya dari potongan yang tampak di permukaan.
Ke depan, BPS juga akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 untuk memotret struktur ekonomi Indonesia secara lebih menyeluruh, termasuk aktivitas ekonomi baru yang sebelumnya belum tercatat, terutama yang berkembang lewat teknologi digital.
Melalui perbincangan Naratama bersama Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, kita pahami apa yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan bagaimana seharusnya membaca data secara lebih utuh. Sebab bisa jadi, yang terasa sulit bukan semata kondisi ekonominya, melainkan cara kita membacanya.
Simak pembahasan lengkapnya dalam Naratama.
***
Eksekutif Produser: Oky Ivans
Produser: Rima Rismania
Asisten Produser: Putri Aulia
Kreatif: Frederica Ester
Penata Kamera: Miftahul Rizky, M. Dicky Ardani, A.B.G. Putra Agung S.N.
Penyunting Gambar: Bagus Wahyudi
#Naratama #AmirSodikin #BPS