TEHERAN, KOMPAS.TV – Kepala Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ebrahim Azizi menegaskan bahwa Selat Hormuz merupakan hak negaranya.
Azizi mengatakan bahwa Selat Hormuz tidak bisa dibuka dan ditutup melalui negosiasi.
“Selat Hormuz bukan sesuatu yang kita buka melalui negosiasi, juga bukan sesuatu yang kita tutup melalui negosiasi. Itu adalah jalur air milik Iran,” ujar Azizi, Sabtu (11/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa selama ini Iran telah melayani secara gratis semua kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.