ISRAEL, KOMPAS.TV - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkap alasan Israel menyerang Iran karena negara tersebut dinilai hampir memiliki senjata nuklir.
Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, menyatakan Washington dan Teheran gagal mencapai kesepakatan setelah melakukan negosiasi selama 21 jam di Islamabad.
Vance menyebut kegagalan negosiasi ini sebagai kabar buruk yang jauh lebih besar bagi Iran dibandingkan Amerika Serikat.
Vance menjelaskan Iran memilih untuk tidak menerima syarat yang diajukan Amerika.
Salah satu syarat yang diajukan Amerika adalah soal senjata nuklir.
Vance menyatakan, dalam perundingan 21 jam yang dimediasi Pakistan tersebut, Iran tidak berkomitmen untuk meninggalkan program senjata nuklirnya.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga Negosiasi AS-Iran Gagal, Wapres AS JD Vance Sebut Kabar Buruk Lebih Besar untuk Iran | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/662455/negosiasi-as-iran-gagal-wapres-as-jd-vance-sebut-kabar-buruk-lebih-besar-untuk-iran-sapa-malam
#israel #as #perang #israel #timurtengah
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/662461/alasan-serang-iran-netanyahu-iran-hampir-punya-senjata-nuklir-sapa-malam