JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menilai belakangan ini terjadi fenomena 'inflasi pengamat'.
Menurutnya, banyak pengamat bicara tidak sesuai data dan fakta di lapangan, namun berusaha membentuk opini warga tentang pemerintah.
"Pengamat-pengamat itu datanya tidak sesuai fakta, datanya keliru. Dari Sebagian besar pengamat-pengamat itu sejak dulu sudah berusaha mempengaruhi warga, membentuk opini publik," ujar Teddy, Jakarta, pada Jumat (10/4/2026).
Ia menambahkan saat ini justru masyarakat lebih percaya kepada Presiden Prabowo Subianto.