KOMPAS.TV - Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran dalam konteks geopolitik global tidak terlepas dari peran kekuatan besar seperti China dan Rusia.
Peneliti BRIN, Nostalgiawan Wahyudhi, menilai China cenderung mengambil posisi aman dan tidak ingin terlibat langsung dalam konflik. Mantan Atase Pertahanan RI untuk Iran, Budi Pramono, menilai China dan Rusia memiliki kepentingan yang sejalan dalam mencegah dominasi tunggal Amerika Serikat.
“Nah, kalau bicara misalnya kekuatan China sama Rusia ini dua-duanya tidak menghendaki dominasi Amerika ada di kawasan tersebut," kata Budi Pramono dalam program BOLA LIAR, Jumat (10/4/2026).