KOMPAS.TV - Penerapan WFH bagi ASN di wilayah Jakarta dilakukan mulai Jumat, 10 April. Meski begitu, sejumlah pegawai tetap hadir secara fisik di kantor masing-masing.
Penerapan WFH dilakukan dengan proporsi minimal 25 persen hingga maksimal 50 persen dari masing-masing sub-bidang, sub-bagian, seksi, sub-kelompok, atau unit kerja terkecil yang dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan karakteristik tugas dan jenis pekerjaan pada masing-masing unit kerja.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bilang Pemprov DKI Jakarta telah memiliki infrastruktur yang kuat untuk melakukan pengawasan pelaksanaan WFH.
Sementara itu, Pemkab Kulon Progo masih mengkaji pelaksanaan work from home bagi A-S-N.
Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, menyebut pihaknya masih melihat sektor-sektor yang perlu diefisiensi agar tidak mengganggu pelayanan publik.
Selain itu, ia menegaskan wacana penggunaan sepeda untuk penghematan BBM bisa dilakukan dibandingkan menerapkan WFH.
Ia juga menilai faktor pengawasan dan penilaian kerja selama WFH bisa menemui kendala.
#ASN #pemprovDKI #WFH
Baca Juga FULL] Respons Bupati Gresik soal Warganya Kena Prank SK PNS Palsu, Korban Diminta Bayar Rp 50 Juta di https://www.kompas.tv/regional/662202/full-respons-bupati-gresik-soal-warganya-kena-prank-sk-pns-palsu-korban-diminta-bayar-rp-50-juta
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/662204/50-persen-asn-pemprov-dki-wfh-jakarta-setiap-jumat-kompas-malam