Pemerintah Iran dilaporkan mulai menerapkan kebijakan berupa mewajibkan kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz untuk membayar "tarif tol" dalam bentuk aset kripto atau yuan China.
Langkah ini dinilai sebagai strategi Teheran, salah satunya untuk menghindari sanksi internasional dengan memanfaatkan sistem keuangan di luar jangkauan Amerika Serikat (AS).
Dalam analisisnya di Asia Times, ahli ekonomi dari Paragon International University, Kashif Hasan Khan, menerangkan setidaknya ada dua tujuan lain yang menjadi dasar kebijakan Iran. Apa saja?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Danur Lambang Pristiandaru Penulis Naskah: Nabilah Safirah Narator: Nabilah Safirah Video Editor: Dimas Septian Adiyathama Produser: Akhmad Muawal Hasan