Iran memasuki perundingan damai dengan posisi tawar kuat berkat kendali penuh atas Selat Hormuz. Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (10/4/2026) di Pakistan akan menjadi tekanan bagi Amerika Serikat.
Meski digempur ribuan serangan, Teheran kini "mencekik" nadi ekonomi global dengan menerapkan sistem tarif transit menggunakan Yuan dan Kripto, serta mewajibkan izin dari IRGC bagi setiap kapal yang melintas.
Pakar geopolitik menilai Iran telah meraih kemenangan diplomatik karena berhasil menjadikan Proposal 10 Poin mereka sebagai landasan negosiasi, bukan didikte oleh AS.
Strategi asimetris ini memaksa Donald Trump berpikir dua kali untuk menolak tuntutan Iran seperti pencabutan sanksi dan ganti rugi perang, mengingat ancaman penutupan selat dapat menyandera stabilitas ekonomi dunia kapan saja.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia Narator: Elisabeth Putri Mulia Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty