Pemerintah Iran dilaporkan mulai menerapkan kebijakan berupa mewajibkan kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz untuk membayar "tarif tol" dalam bentuk aset kripto atau yuan China.
Langkah ini dinilai sebagai strategi Teheran untuk menghindari sanksi internasional dengan memanfaatkan sistem keuangan di luar jangkauan Amerika Serikat (AS).
Menurut laporan dari perusahaan riset kripto TRM, penggunaan aset digital ini akan menyulitkan pihak berwenang untuk memantau atau menghentikan arus pembayaran tersebut.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Danur Lambang Pristiandaru Penulis Naskah: Meiva Jufarani Narator: Meiva Jufarani Video Editor: Agung Setiawan Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko