China menanggapi ancaman Iran yang akan menutup kembali Selat Hormuz, sebagai respon atas serangan Israel di Lebanon. Kondisi ini memicu kesepakatan gencatan senjata yang semestinya berlangsung dua pekan antara Amerika Serikat-Israel dan Iran, yang baru dicapai, terancam goyah.
Melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Mao Ning, China mendesak agar serangan Israel ke Lebanon segera dihentikan. Ia menegaskan, kedaulatan dan keamanan Lebanon harus dihormati oleh semua pihak yang terlibat.
Pembukaan Selat Hormuz merupakan salah satu poin penting dalam kesepakatan gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat dan Israel. China pun disebut sebagai salah satu pihak yang berperan dalam tercapainya kesepakatan ini.
Namun, kondisi Timur Tengah belum sepenuhnya mereda, meski serangan AS-Israel ke Iran telah dihentikan. Israel justru meningkatkan serangan ke Lebanon, berdalih Hizbullah tidak ada dalam isi kesepakatan gencatan senjata tersebut. Kondisi pun turut memanaskan lagi ketegangan di Selat Hormuz.
Simak selengkapnya dalam video berikut.
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Angela Putri Defana
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Global #Konflik #Dailynews #Iran #Israel #AmerikaSerikat #Lebanon #SelatHormuz #China #GencatanSenjataIran #PerangIran #IsraelSerangLebanon
Music: Missing Persons - Jeremy Blake