KOMPAS.TV - Gedung Putih merespons laporan media yang menyebut Iran kembali menutup Selat Hormuz karena Israel terus menyerang Lebanon. Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan penutupan Selat Hormuz tidak bisa diterima.
Karoline menegaskan kembali tuntutan Presiden Trump agar Selat Hormuz dibuka segera. Tuntutan tersebut merupakan bagian dari poin perjanjian gencatan senjata yang telah disepakati. Saat ini terjadi peningkatan lalu lintas kapal di Selat Hormuz.
Menurut Karoline, apa yang dilakukan Iran berbeda dengan apa yang telah disampaikan sebelumnya. Amerika meminta agar Selat Hormuz segera dibuka kembali.
Baca Juga Di Tengah Gencatan Senjata AS-Iran: Israel Masih Serang Hizbullah, Lebanon Buka Negosiasi di https://www.kompas.tv/internasional/661978/di-tengah-gencatan-senjata-as-iran-israel-masih-serang-hizbullah-lebanon-buka-negosiasi
#lebanon #selathormuz #as #gencatansenjata
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/661983/iran-dilaporkan-tutup-selat-hormuz-akibat-serangan-ke-lebanon-as-tak-bisa-diterima