JAKARTA, KOMPAS.TV - Gencatan senjata dapat dimanfaatkan untuk membuka berbagai ruang negosiasi, mulai dari aspek politik hingga ekonomi. Salah satunya adalah peluang pembukaan Selat Hormuz yang strategis bagi jalur perdagangan global.
Selain itu, sejumlah isu lain juga berpotensi dibahas, seperti pertukaran tahanan, distribusi bantuan kemanusiaan, stabilisasi harga energi hingga pembahasan ulang kerja sama internasional yang sempat tertunda akibat konflik.
Namun, pertanyaan besarnya, apakah gencatan senjata nantinya benar-benar dapat mengakhiri perang? Atau justru hanya menjadi jeda sementara sebelum konflik kembali memanas?
Di sisi lain, Indonesia juga memiliki peluang untuk memanfaatkan momentum ini, terutama dalam dua pekan ke depan, baik dari sisi diplomasi, penguatan posisi di forum internasional, maupun peluang ekonomi di tengah meredanya tensi global. Kita ulas bersama Pakar Ilmu Hubungan Internasional President University, Teuku Rezasyah, dan Ekonom INDEF, Abra Talattov.
#perang #gencatan #as #iran
Baca Juga [FULL] Pakar: Rupiah & Pasar Menguat Usai Gencatan Senjata AS-Iran, Ketidakpastian Berakhir? di https://www.kompas.tv/nasional/661968/full-pakar-rupiah-pasar-menguat-usai-gencatan-senjata-as-iran-ketidakpastian-berakhir
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/661969/gencatan-senjata-as-dan-iran-dampaknya-peluang-negosiasi-politik-ekonomi-kepentingan-indonesia