Serangan siber yang dikaitkan dengan Iran dilaporkan kembali meningkat dan langsung menyasar infrastruktur penting di Amerika Serikat.
Sistem pengolahan air, energi, hingga fasilitas pemerintah menjadi target utama dalam gelombang serangan terbaru ini.
Aksi tersebut tidak lagi sekadar peretasan biasa, melainkan upaya terstruktur untuk mengganggu sistem fisik yang menopang layanan publik. Otoritas Amerika Serikat menyebut, serangan ini berpotensi memicu gangguan nyata terhadap operasional layanan dasar masyarakat.