BEIRUT, KOMPAS.TV - Rasa tenang warga Lebanon usai pengumuman gencatan senjata, tiba-tiba berubah jadi kepanikan saat Israel menghantam beberapa area komersial dan perumahan padat penduduk di Beirut tanpa peringatan, Rabu (8/4/2026) sore.
Lebih dari 100 target Hizbullah dalam waktu 10 menit di Beirut, Lebanon selatan dan Lembah Bekaa timur, jadi sasaran serangan Israel.
Korban jiwa dalam serangan Israel diperkirakan mencapai lebih dari 200 orang.
Pemerintah Indonesia memastikan belum mengambil keputusan menarik personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB.
Indonesia masih melakukan evaluasi untuk menarik anggota TNI di Lebanon.
Meskipun situasi di Lebanon makin panas, pemerintah Indonesia memastikan belum berencana menarik anggota TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB atau UNIFIL di Lebanon.
Menteri Sekretaris Negara bilang, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri masih melakukan koordinasi dan evaluasi untuk memutuskan apakah perlu menarik personel TNI di Lebanon atau tidak.
Baca Juga Militer Israel Pamer Pesawat Tempur Usai Serang Beirut dan Lebanon Selatan | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/internasional/661930/militer-israel-pamer-pesawat-tempur-usai-serang-beirut-dan-lebanon-selatan-kompas-petang
#israel #lebanon #tni
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/661942/israel-serang-lebanon-usai-gencatan-senjata-ri-masih-evaluasi-penarikan-tni-kompas-petang