Gencatan senjata selama dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran resmi berlaku mulai Rabu (8/4/2026), menghentikan sekitar 40 hari eskalasi militer yang sempat mendorong kawasan Timur Tengah ke ambang konflik lebih luas.
Kesepakatan ini mencakup penghentian sementara serangan, serta pembukaan kembali Selat Hormuz. Langkah ini dinilai dapat meredakan tekanan terhadap distribusi energi global.
Pakar Hukum Internasional UI, Prof. Hikmahanto Juwana, melihat China memiliki andil besar di balik rencana gencatan ini. Sebab, ada peran China yang ingin mempertahankan Iran untuk tidak "dikuasai AS".
Simak selengkapnya dalam video berikut.
Editor: Monica Arum
Produser: Adil Pradipta
#ASVsIran #GencatanSenjata #ObrolanNewsroom #ONRclips