Iran tetap membuat Amerika Serikat tak tenang di masa gencatan senjata. Iran yang masih memegang kunci Selat Hormuz membuat kawasan itu sebagai senjata strategis yang memaksa Presiden Amerika Serikat Donald Trump harus berhitung cermat untuk menghadapi perundingan yang berlangsung, Jumat (10/4/2026) di Islamabad, Pakistan.
Selama masa jeda dua minggu ini, Washington kini dipaksa menghadapi "jebakan ekonomi" akibat blokade jalur distribusi energi paling vital di dunia tersebut. Jalur sempit ini diprediksi tidak akan dilepaskan begitu saja oleh Teheran. Ketentuan gencatan senjata yang sangat bergantung pada pembukaan kembali Selat Hormuz merupakan pengakuan tersirat atas dominasi Iran terhadap urat nadi minyak global yang selama ini coba dikendalikan Barat.
Saat ini, posisi Amerika Serikat berada dalam situasi pelik karena setiap langkah militer yang diambil justru berisiko mencekik pasokan energi internasional dan mengguncang stabilitas pasar saham.
Lantas, bagaimana Iran menyulap selat sempit tersebut menjadi kartu truf yang begitu menyakitkan bagi Amerika Serikat?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti
Narator: Daniel Kalis Jati Mukti
Video Editor: Daniel Kalis Jati Mukti
Produser: Marvel Dalty
#global #perang ##kompascomlab #GencatanSenjata #ASvsIran #SelatHormuz
Music: Mission - Anno Domini Beats