Presiden Amerika Serikat Donald Trump tetap menempatkan militer di dekat Iran. Ia mengatakan bahwa pasukannya akan tetap berada di wilayah tersebut hingga "kesepakatan nyata" dari gencatan senjata tercapai.
Selama masa gencatan senjata ini, pada Rabu (8/4/2026), Trump menyebut, militer AS tetap siaga sambil beristirahat. Meski seluruh pasukan hingga amunisi dan alat tempur tetap siaga, jaga-jaga jeda perang ini runtuh.
Namun, kesepakatan gencatan senjata Iran, Israel dan Amerika Serikat yang disepakati pada Selasa (7/4/2026), selama 2 minggu, sudah menunjukkan tanda-tanda keruntuhan. Trump mengancam akan kembali melakukan serangan "lebih besar, lebih baik, dan lebih kuat" jika kesepakatan tidak terpenuhi.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati
Narator: Vina Muthi Ambarwati
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Global #Tentara #DailyNews #PresidenDonaldTrump #PasukanASdiDekatIran #GencatanSenjataIranAS #KonflikTimurTengah #Iran #Israel #AmerikaSerikat #PerangIran
Music: Taking Chances - The Soundings