Israel kembali menyerang Beirut, Lebanon, Rabu (8/4/2026), beberapa jam setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan.
Militer Israel mengeklaim bahwa serangan itu menargetkan pusat komando dan infrastruktur intelijen Hizbullah.
Sementara itu, Hizbullah menyatakan tak melakukan operasi apa pun sedari pukul 01.00 waktu setempat.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuturkan, gencatan senjata perang Iran tidak mencakup Lebanon.
Klaim Netanyahu tersebut berbeda dari pernyataan Pakistan selaku mediator AS-Iran, yang menyebut bahwa Lebanon termasuk dalam paket gencatan senjata.
Sumber: Associated Press, AFP
Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh
Kreatif: Safira Nurulita
Produser: Reza Kurnia Darmawan
` #Israel #Global #Cut