:

Gencatan Senjata: Warga AS-Iran Kompak Tak Percaya Trump, Israel Takut Rudal Hizbullah

1 hari lalu

Kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu yang dicapai oleh Amerika Serikat, Iran, dan Israel pada 7 April 2026 disambut dengan keraguan mendalam dan skeptisisme dari warga di ketiga negara tersebut.

Di New York, warga AS melakukan aksi protes dan menyebut jeda ini sebagai bentuk manipulasi pasar serta "kelegaan jangka pendek di atas kekecewaan jangka panjang" selama rezim Trump masih berkuasa.

Sentimen serupa muncul di Teheran, di mana warga Iran menolak kompromi tersebut dan menuntut ganti rugi serta akhir perang yang permanen karena menganggap Amerika Serikat sama sekali tidak bisa dipercaya.

Sementara itu, warga di Tel Aviv merasa waswas dan kecewa karena menganggap Israel telah menjadi "boneka" keputusan politik Amerika Serikat, sembari mencemaskan nasib kesepakatan yang belum secara jelas mencakup ancaman rudal dari Hizbullah. Secara keseluruhan, gencatan senjata ini dipandang bukan sebagai solusi organik, melainkan sekadar penundaan konflik yang sewaktu-waktu dapat pecah kembali.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty

#global #konflik ##kompascomlab #Iran #Amerika #Perang #IranvsAmerika #gencatansenjata

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke