KOMPAS.TV - Saat ini Kementerian Luar Negeri terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Iran agar kapal tanker Pertamina bisa berlayar kembali di Selat Hormuz.
Juru Bicara Kemenlu bilang proses koordinasi antara Pertamina, Indonesia dan Iran masih berlangsung dan sedang dalam proses tindak lanjut utamanya soal keselamatan dan kesiapan kru kapal jika nanti diperbolehkan kembali berlayar di Selat Hormuz.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump setuju untuk menangguhkan serangan ke Iran. Trump bakal menunda serangan ke Iran dalam 2 minggu.
Keputusan itu diumumkan pada Selasa (7/4/2026) malam waktu setempat, hanya beberapa jam sebelum batas waktu ultimatum, setelah Pakistan melakukan mediasi.
Ia mengatakan, penundaan dilakukan dengan syarat Iran segera membuka Selat Hormuz secara penuh, aman dan tanpa hambatan.
Baca Juga Rudal Iran Dicegat di Tel Aviv Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Minggu | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/internasional/661656/rudal-iran-dicegat-di-tel-aviv-usai-trump-umumkan-gencatan-senjata-2-minggu-kompas-petang
#iran #pertamina #selathormuz
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/661662/kemenlu-koordinasi-dengan-iran-upayakan-kapal-pertamina-bisa-lewat-selat-hormuz-kompas-petang