:

Trump Klaim AS Tak Butuh Selat Hormuz, tapi Efek Taktik Iran Berbicara Sebaliknya

1 hari lalu

Sesumbar Presiden Donald Trump bahwa Amerika Serikat tidak membutuhkan Selat Hormuz karena kemandirian energinya terpatahkan oleh realitas ekonomi, di mana harga minyak AS justru melonjak hingga 111 dolar per barel akibat guncangan pasar global.

Meski AS memproduksi minyak ringan dalam jumlah besar, mereka tetap bergantung pada impor minyak berat untuk kebutuhan industri dan sangat rentan terhadap inflasi bahan bakar yang mencapai 3,5 persen pada Maret 2026.

Frustrasi oleh efektivitas taktik Iran yang mencekik pasokan global, Trump sempat mengancam akan menghancurkan infrastruktur listrik dan jembatan Iran, namun ancaman tersebut ditarik di menit-menit terakhir setelah adanya mediasi dari Pakistan. Kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu pun akhirnya tercapai, dengan syarat Iran membuka kembali Selat Hormuz di bawah koordinasi militernya, memberikan ruang singkat bagi upaya diplomasi untuk menyelesaikan konflik yang telah melumpuhkan stabilitas ekonomi dunia tersebut.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty

Music: Final Boss - Myuu

#global #konflik ##kompascomlab #Iran #Amerika #Perang #IranvsAmerika #selathormuz

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke