Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan perkembangan awal musim kemarau 2026 di Indonesia masih terbatas pada sebagian kecil wilayah.
Berdasarkan jumlah Zona Musim (ZOM), baru sekitar 7 persen wilayah Indonesia atau setara 49 ZOM yang telah memasuki musim kemarau hingga akhir Maret 2026.
Sebaran wilayah yang mulai mengalami musim kemarau tersebut masih belum merata, dan umumnya terjadi di beberapa bagian wilayah Sumatera, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua Barat.
Pihak BMKG juga memperkirakan jumlah wilayah yang memasuki musim kemarau akan meningkat signifikan dalam beberapa bulan ke depan. Terutama pada April hingga Juni 2026, seiring peralihan musim secara bertahap di berbagai daerah.
Wilayah yang telah memasuki musim kemarau yakni; sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara
sebagian kecil Riau, sebagian Sulawesi Tengah sebagian kecil Gorontalo, sebagian Sulawesi Barat,
sebagian Sulawesi Selatan serta sebagian Sulawesi Tenggara.
Kemudian sebagian kecil Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagian kecil Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagian kecil Malukus, sebagian kecil Papua Barat.