IRAN, KOMPAS.TV - Ruang kelas yang kini tak lagi beratap, jadi saksi bagaimana nyawa sekitar 200 anak-anak terenggut akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.
28 Februari lalu, serangan AS dan Israel menghantam sebuah sekolah dasar di wilayah Minab. Serangan itu sekaligus jadi penanda hari pertama perang AS dan Israel terhadap Iran dimulai.
Hampir tujuh pekan berlalu, luka atas nyawa-nyawa anak-anak tak berdosa masih lekat terasa. Tak hanya bagi para orang tua, tapi juga seluruh negeri Iran.
Sebagai bentuk penghormatan kepada para korban, Iran menggelar “Solidaritas Minab” untuk mengenang jiwa mereka.
Seorang warga Teheran menyebut, kematian anak-anak tersebut kini justru menjadi bahan bakar warga Iran bersatu menghadapi serangan AS dan Israel.
Pemerintah Iran menyatakan, serangan terhadap anak-anak SD di wilayah Minab itu jadi bukti AS dan Israel yang tak peduli kalangan mana jadi target mereka, selain pihak militer.
Kini, perang AS Israel telah berjalan lebih dari sebulan.
Akankah perang berakhir, atau lebih banyak nyawa dan masa depan anak-anak lainnya yang akan terancam?
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga Israel Gempur Lebanon Selatan, Rumah Warga Hancur dan 3 Orang Terluka | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/661487/israel-gempur-lebanon-selatan-rumah-warga-hancur-dan-3-orang-terluka-sapa-malam
#as #iran #korbanperang #timurtengah #sekolahminab
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/661490/aksi-solidaritas-atas-tragedi-sekolah-di-minab-iran-200-anak-tewas-akibat-serangan-as-israel