Iran masih mengontrol selat Hormuz di tengah tenggat waktu dan tekanan Amerika Serikat. Ketegangan antara Presiden Donald Trump dan Iran mencapai titik kritis setelah IRGC mengumumkan penerapan "Tatanan Baru" di Selat Hormuz, yang diklaim menjadikan Teheran sebagai pemegang kunci tunggal jalur pelayaran tersebut dengan aturan akses dan pajak tol yang ketat bagi kapal non-afiliasi AS-Israel.
Strategi ini didukung oleh penguasaan Iran atas sejumlah gugusan pulau strategis di antaranya Abu Musa, Tunb, dan Qeshm yang berfungsi sebagai "kapal induk tak bisa tenggelam" untuk meluncurkan serangan asimetris di perairan dangkal yang sempit.
Sebelumnya Trump mengancam akan menciptakan "neraka" dengan menghancurkan seluruh infrastruktur sipil Iran jika selat tidak dibuka, meski para ahli memperingatkan risiko tinggi operasi militer di wilayah tersebut, termasuk potensi kebijakan bumi hangus pada instalasi minyak di Pulau Kharg.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
Music: Final Boss - Myuu
#global #konflik ##kompascomlab #Iran #Amerika #Perang #IranvsAmerika