TEHERAN, KOMPAS.TV – Juru Bicara Markas Pusat Khatam Al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari memberikan ultimatum keras kepada Amerika Serikat (AS) dan Israel apabila menyerang warga sipil Iran.
Ebrahim mengatakan Iran menyiapkan pembalasan paling keras dan berlipat ganda dalam skala yang lebih luas apabila serangan terhadap warga sipil terus dilakukan.
“Jika serangan terhadap sasaran sipil diulangi, fase berikut dari operasi ofensif dan pembalasan kami akan dilakukan dengan lebih kuat dan dalam skala yang lebih luas,” ujar Ebrahim, Senin (6/4/2026).