KOMPAS.TV - Iran menyebut Amerika Serikat membombardir pesawat dan personel militernya sendiri dalam operasi penyelamatan yang gagal di wilayahnya.
Pernyataan ini disampaikan Juru Bicara Komando Militer Gabungan Iran, Ebrahim Zolfaghari pada Minggu (5/4/2026).
"Setelah pengepungan musuh diselesaikan oleh para pejuang heroik Iran, musuh yang melemah, untuk mencegah rasa malu bagi Presiden Trump dan citra buruk militernya, terpaksa melakukan pengeboman besar-besaran terhadap pesawat, peralatan, dan personelnya sendiri yang jatuh," kata Zolfaghari.