KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunggah pernyataan di akun Truth Social. Ia mengultimatum Iran agar membuka Selat Hormuz dalam waktu 48 jam atau dua hari ke depan.
Namun, Iran memperingatkan bahwa jika agresi berlanjut, maka akan menjadi “neraka” bagi aset Amerika Serikat dan Israel.
Untuk membahas ultimatum tersebut, simak dialog KompasTV bersama pakar hubungan internasional Teuku Rezasyah dari Presiden University dan dosen hubungan internasional Tia Mariatul Kibtiah dari Binus University.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!