KOMPAS.TV - Baru-baru ini, Presiden Amerika Donald Trump mengunggah pernyataan di akun Truth Social. Ia mengultimatum Iran agar membuka Selat Hormuz dalam 48 jam atau 2 hari ke depan.
Selat Hormuz ditutup oleh Iran untuk Amerika dan negara-negara sekutunya sejak serangan Israel ke Iran pada akhir Februari lalu. Selat ini merupakan jalur utama bagi kapal-kapal tanker yang membawa minyak mentah dari negara-negara Teluk menuju pasar internasional.
Garda Revolusi Iran memperingatkan Amerika dan Israel.
Jika terus meningkatkan serangan ke Iran untuk membuka Selat Hormuz, maka Iran tak segan akan menyerang sistem peluncur roket AS di Kuwait, rudal Patriot di Bahrain, dan perusahaan teknologi kecerdasan buatan AS di Uni Emirat Arab.
Bahkan kini dalam gelombang serangan ke-95 Operasi Janji Sejati 4, Iran telah menyerang beberapa distrik di Israel secara terus-menerus seperti di Tel Aviv, Ramat Gan, Bnei Brak, dan Kiryat Shmona.
Unggahan Presiden Amerika Donald Trump soal ancaman ke Iran untuk membuka Selat Hormuz dalam waktu 48 jam menuai respons dari mantan kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Mohammed ElBaradei.
#trump #iran #as #perang #selathormuz #mesir
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/661052/trump-ultimatum-buka-selat-hormuz-dalam-48-jam-iran-siap-hantam-pangkalan-di-kuwait-hingga-bahrain