:

Bawa Pesan Damai Paus, Kardinal Suharyo: Doa Pemimpin Memaklumi Perang Tak Didengar Tuhan

7 jam lalu

Perayaan Hari Raya Paskah, Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo mengingatkan bahwa Gereja menentang keras segala bentuk peperangan yang saat ini masih terjadi di berbagai belahan dunia.

Pesan tersebut disampaikannya di Gereja Katedral, Jakarta Pusat pada Minggu (5/4/2026). Dalam pesannya, Kardinal Suharyo mengutip peringatan dari Paus Leo XIV yang ditujukan kepada para pemicu konflik bersenjata.

Doa para pemimpin yang memaklumkan perang tidak akan didengarkan oleh Tuhan," tegas Kardinal Suharyo.

Dia menjelaskan bahwa sikap tegas tersebut merupakan bentuk keteguhan iman, mengingat pemimpin Gereja tidak memiliki instrumen militer untuk menghentikan konflik, melainkan hanya bersenjatakan kekuatan moral.

"Paus itu tidak mempunyai angkatan bersenjata. Yang beliau punya, yang Gereja punya, adalah keteguhan moral sebagai implikasi dari iman. Oleh karena itu, bahkan dengan kata-kata yang sangat keras mengenai perang, kata Kardinal.

Kardinal Suharyo menyoroti dampak dari konflik bersenjata yang masih berlangsung saat ini. Dia menilai segala macam hal mengerikan akibat perang tersebut adalah bentuk nyata pelanggaran terhadap hukum internasional dan pelanggaran terhadap Deklarasi PBB.


Simak selengkapnya dalam video berikut ini.


Penulis: Siti Laela Malhikmah

Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah

Video Editor: Siti Laela Malhikmah

Produser: Dandy Bayu Bramasta 


#KardinalSuharyo #Israel #Amerika #PBB #PerangTimurTengah #Humaniora #HariRayaPaskah #vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke