KOMPAS.TV - Serangan Amerika Serikat yang menghantam jembatan di Iran menewaskan 13 orang dan 95 orang luka. Warga sipil Iran yang menjadi korban mengutuk Amerika Serikat yang menyerang infrastruktur sipil.
Jembatan B1 yang menghubungkan ibu kota Iran, Teheran, dan Karaj hancur seketika setelah menjadi sasaran dalam dua gelombang serangan rudal milik Amerika Serikat, Kamis waktu setempat.
Akibatnya, 13 orang tewas dan 95 orang luka. Sejumlah korban luka dirawat di Rumah Sakit Imam Ali di kota Karaj.
Salah satunya, Muhammad Yasai, mengutuk aksi militer AS yang menyerang infrastruktur sipil. Yasai saat itu sedang menggendong anak perempuannya, dan tiba-tiba banyak batu besar berjatuhan yang kemudian menimpa kakinya.