Menanggapi sinyal mundurnya Donald Trump dari medan tempur, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan posisi Teheran yang menolak gencatan senjata sementara dan menuntut penghentian perang secara menyeluruh serta pembayaran kompensasi atas kerugian agresi.
Di sisi lain, China melalui juru bicara kementerian luar negerinya menyerukan deeskalasi konflik dan menegaskan bahwa stabilitas navigasi di Selat Hormuz hanya dapat pulih jika Amerika Serikat dan Israel menghentikan tindakan militer ilegal mereka guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap keamanan energi global.
Iran menyatakan kesiapan penuh untuk menghadapi potensi invasi darat dan terus melancarkan serangan balasan melalui Operasi "True Promise 4" gelombang ke-89 yang menargetkan aset AS dan Israel di kawasan Teluk sebagai bentuk pembelaan diri. Ketegangan semakin diperkuat oleh sentimen domestik di Teheran, di mana ribuan pelayat dalam pemakaman Komodor Alireza Tangsiri menuntut balas dendam dan menolak keras segala bentuk negosiasi dengan Washington.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty Sumber Video : Al Jazeera via AP