KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengklaim jika Iran telah mengajukan permintaan gencatan senjata. Namun Iran membantah klaim Trump dan tetap menolak ajakan negosiasi Trump.
Iran menolak ajakan negosiasi dan mengajukan syaratnya sendiri untuk mengakhiri konflik.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengatakan negaranya akan terus berperang dengan Amerika Serikat dan Israel.
Araghchi memandang negosiasi dengan AS saat ini sama "dengan mengakui kekalahan."
Araghchi menegaskan komunikasi yang terjadi melalui mediator tidak dapat diartikan sebagai negosiasi langsung dengan Amerika Serikat.
Sempat menyebut tengah bernegosiasi, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump justru melontarkan ancaman akan menggempur Iran secara habis-habisan hingga membuat Iran kembali ke "zaman batu."
Trump menyebut serangan ini akan terjadi pada 2 hingga 3 minggu ke depan.
Baca Juga Instalasi Militernya di Baharestan Diserang, Iran Klaim Punya Tempat Persenjataan Tersembunyi di https://www.kompas.tv/internasional/660599/instalasi-militernya-di-baharestan-diserang-iran-klaim-punya-tempat-persenjataan-tersembunyi
#iran #amerika #trump
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/660601/iran-tolak-gencatan-senjata-dengan-as-israel-mau-perang-berhenti-total-berut