KOMPAS.TV - Wakil Tetap Israel untuk PBB, Danny Danon, mengatakan Hezbollah telah memasang alat peledak yang ledakannya menarget Pasukan Penjaga Perdamaian Sementara PBB atau United Nations Interim Force in Lebanon, di Lebanon selatan yang terjadi pada 30 Maret lalu.
Menurut Danon, Israel telah menjalin komunikasi dengan UNIFIL dan berbagi informasi mengenai insiden tersebut.
Ia menyebutkan serangan itu terjadi di dekat Bani Hayyan, Lebanon selatan.
Danon juga mengatakan, sejak 2 Maret, Hizbullah menembakkan lebih dari 5.000 roket, misil, dan drone ke arah Israel, serta beroperasi di dekat posisi PBB di selatan Lebanon.
Menurutnya, Israel sudah memperingatkan UNIFIL dalam surat tertanggal 22 Maret bahwa aktivitas bersenjata di dekat posisinya membahayakan pasukan penjaga perdamaian.
#pbb #israel #lebanon #unifil
Baca Juga Menhaj Pastikan Kloter Pertama Haji Berangkat 22 April 2026, Ini Skema di Tengah Geopolitik Timteng di https://www.kompas.tv/nasional/660571/menhaj-pastikan-kloter-pertama-haji-berangkat-22-april-2026-ini-skema-di-tengah-geopolitik-timteng
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/660573/israel-tuduh-hizbullah-serang-unifil-di-lebanon-klaim-5-000-roket-diluncurkan-sapa-malam