KOMPAS.TV - Presiden Donald Trump kembali mengeluarkan pernyataan akan menghentikan perang dengan Iran dalam dua atau tiga minggu.
Namun, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, justru memberi sinyal akan adanya serangan baru dalam satu hingga dua hari ke depan.
Sementara itu, Indonesia menuntut penyelidikan yang menyeluruh dan transparan atas serangan terhadap pasukan perdamaian yang menewaskan tiga prajurit TNI yang bertugas.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Tetap Indonesia untuk PBB, Umar Hadi, dalam sidang darurat Dewan Keamanan PBB.
Dalam sidang tersebut, Umar Hadi menyampaikan duka dan kemarahan atas insiden ini.
Indonesia menuntut penyelidikan menyeluruh oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Dalam sidang darurat Dewan Keamanan PBB, Israel membantah melakukan serangan yang menewaskan tiga pasukan perdamaian PBB asal Indonesia di Lebanon selatan.
Israel menuding kelompok Hizbullah yang melakukan serangan secara sengaja untuk membahayakan pasukan perdamaian PBB.
Lantas, apa sebenarnya taktik yang sedang dimainkan Amerika?
Kita bahas bersama mantan KSAD yang kini menjadi penasihat Presiden bidang pertahanan nasional, Dudung Abdurachman, dan dosen ilmu politik Universitas Udayana, Efatha Filomeno Duarte.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga Menaker Umumkan Penerapan WFH 1 Hari bagi Pekerja Swasta Demi Hemat Energi | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/660372/menaker-umumkan-penerapan-wfh-1-hari-bagi-pekerja-swasta-demi-hemat-energi-kompas-malam
#trump #perang #iran #as #israel
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/660374/dudung-abdurachman-dosen-ilmu-politik-soal-trump-akan-akhiri-perang-vs-iran-sinyal-as-lelah