JAKARTA, KOMPAS.TV - Musim haji tahun ini menjadi tonggak baru bagi Indonesia. Untuk pertama kalinya, penyelenggaraan ibadah haji ditangani langsung oleh Kementerian Haji dan Umrah.
Menteri Haji dan Umrah, M. Irfan Yusuf, memastikan kesiapan teknis nyaris sempurna.
“Semua persiapan sudah selesai. Ya, 99 atau kalau tidak katakan 100 persen sudah selesai semua. Mulai penginapan hotel, catering, transportasi daerah di sana, minyak, sudah kita selesaikan semuanya,” ungkapnya.
Namun di tengah optimisme ini, Komisi VIII DPR RI mengingatkan tingginya ekspektasi publik terhadap penyelenggaraan haji tahun ini.
Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, menegaskan bahwa kehadiran kementerian khusus membuat standar pelayanan harus lebih tinggi.
Ia mengingatkan bahwa kompleksitas penyelenggaraan haji tidak pernah sama setiap tahunnya.
Dengan jumlah jemaah mencapai ratusan ribu orang, tantangan di lapangan dinilai tetap besar, mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga mobilitas di Armuzna.
DPR pun meminta pemerintah mengantisipasi potensi masalah sejak dini.
“Dalam sejarah, problem perhajian kita tidak pernah sama dari tahun ke tahun, ada saja yang berubah,” katanya.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/EJv_868yA8M
#haji #indonesia #arab
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/660373/persiapan-haji-2026-nyaris-rampung-dpr-minta-antisipasi-risiko-haji-outlook