ISRAEL, KOMPAS.TV - Tiga pasukan perdamaian PBB dari Indonesia tewas dalam dua insiden terpisah di Lebanon selatan. Sebelumnya, jurnalis dan tenaga medis di Lebanon juga tewas dalam serangan Israel.
Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, mengutuk serangan Israel di dekat markas besar United Nations Interim Force in Lebanon di Naqoura yang menyebabkan gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian.
Pernyataan Guterres disampaikan dalam konferensi pers selama KTT ASEAN di Vientiane pada hari Jumat.
Guterres juga mengatakan bahwa serangan melanggar hukum humaniter internasional, sehingga pasukan penjaga perdamaian harus dilindungi oleh semua pihak yang terlibat dalam konflik. Insiden ini tidak dapat ditoleransi dan tidak boleh terulang.