:

Pertamina Bantah Pertamax jadi Rp17.850 per Liter, Bahlil: BBM Nonsubsidi Ikut Harga Pasar

5 jam lalu

Pertamina membantah dokumen yang beredar di media sosial yang memuat perkiraan kenaikan harga BBM nonsubsidi mulai 1 April 2026, termasuk proyeksi harga Pertamax yang naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp17.850 per liter.

Wacana kenaikan BBM nonsubsidi bermula dari beredarnya dokumen bertanda rahasia yang memuat perkiraan harga jual eceran BBM nonsubsidi April 2026.

Dokumen itu memperkirakan kenaikan signifikan pada seluruh jenis BBM, di antaranya harga Pertamax naik Rp5.550 per liter dari Rp12.300 menjadi Rp17.850, Pertamina Dex naik Rp9.450 per liter dari Rp14.500 menjadi Rp23.950, Dexlite naik Rp9.450 per liter dari Rp14.200 menjadi Rp23.650.

Dokumen itu menyebut kenaikan terjadi seiring lonjakan harga minyak dunia akibat situasi perang yang menyebabkan gangguan pasokan di Selat Hormuz.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron menegaskan dokumen bertanda rahasia yang beredar itu tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Baron menegaskan hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari Pertamina mengenai kenaikan harga BBM yang akan berlaku 1 April 2026. 

Baron meminta masyarakat mencari informasi harga BBM yang valid melalui saluran resmi Pertamina.
 

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke