Agresi militer Israel di Lebanon Selatan dan pembatasan akses ibadah di Yerusalem mengungkap dosa perluasan invasi di tengah berkecamuknya perang melawan Iran.
Unit Manajemen Risiko Bencana Lebanon melaporkan 49 orang tewas dan 116 lainnya luka-luka dalam serangan terbaru Israel pada Minggu (29/3/2026), yang menambah total korban jiwa menjadi 1.238 orang sejak eskalasi pecah awal Maret 2026.
Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan UNIFIL gugur dalam invasi Israel ke Lebanon Selatan pada Senin (30/3/2026) dan Selasa (31/3/2026).
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu secara resmi menginstruksikan militer untuk memperluas invasi dengan dalih "zona penyangga keamanan" di Lebanon Selatan seiring merangseknya pasukan darat menuju Sungai Litani.
Hingga kini, lebih dari 136.000 warga sipil Lebanon terpaksa mengungsi ke ratusan penampungan darurat akibat 4.401 insiden serangan yang menghancurkan infrastruktur sipil.
Sementara di Yerusalem, Israel melarang umat Katolik dilarang memperingati misa minggu palma di kawasan kota Suci, Minggu (29/3/2026). Lalu di Lebanon, misa palma dihantui desakan Israel yang memaksa warga di sana meninggal Beirut.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#global #perang ##kompascomlab #IDF #Lebanon #Palestina
Music: Hopeless - Jimena Contreras