:

[FULL] Soleman Ponto & Prof Hikmahanto soal Anggota TNI Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

11 jam lalu

KOMPAS.TV - Di tengah perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, serangan menyasar pasukan perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon. Satu anggota TNI gugur dan tiga lainnya terluka.

Komisi I DPR RI mengucapkan belasungkawa atas gugurnya seorang prajurit yang bergabung dalam pasukan perdamaian PBB, UNIFIL di Lebanon.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, masih menunggu penjelasan resmi dari Mabes TNI tentang korban maupun kondisi prajurit lainnya yang berada di Lebanon. Dave menyebut hal ini sebagai bahan evaluasi terkait efektivitas keberadaan prajurit TNI di kawasan tersebut. Bahkan, tidak menutup kemungkinan untuk mengadakan rapat dengan TNI guna membahas penempatan prajurit TNI di luar negeri dalam misi perdamaian.

Lalu, bagaimana pemerintah Indonesia bersikap? Kita bahas bersama mantan Kepala Badan Intelijen Strategis, Soleman Ponto, dan Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya! 

Baca Juga Ambisi Trump Rebut Sumber Minyak Iran dan Kuasai Pulau Kharg | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/659959/ambisi-trump-rebut-sumber-minyak-iran-dan-kuasai-pulau-kharg-kompas-malam

#tni #tnitewas #israel #perang #timurtengah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/659966/full-soleman-ponto-prof-hikmahanto-soal-anggota-tni-gugur-akibat-serangan-israel-di-lebanon

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke