Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI membenarkan terkait kabar prajurit TNI yang bertugas dalam tim pemelihara perdamaian misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menjadi korban serangan dari Israel di Lebanon.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan terdapat empat prajurit TNI yang bertugas di UNIFIL menjadi korban serangan dari Israel.
Tiga prajurit mengalami luka-luka sementara satu prajurit lain gugur akibat serangan artileri dari Israel.
Terpisah Kapuspen TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan, yakni Praka Farizal Rhomadhon.
Saat ini jenazah Praka Farizal, sedang dalam proses administrasi untuk dipulangkan ke Indonesia.