Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah Iran meluncurkan serangan rudal dan drone massal ke pangkalan AS di Timur Tengah serta Israel pada Minggu (29/3/2026).
Dalam aksi tersebut, Iran secara provokatif menempelkan pesan balasan pada badan rudal mereka, sembari mengancam akan menargetkan kediaman pejabat politik dan komandan militer kedua negara melalui pernyataan Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaghari.
"Mengingat tindakan jahat dan langkah-langkah teroris dari musuh-musuh Amerika-Zionis, dan penargetan mereka terhadap rumah-rumah penduduk Iran di berbagai kota, angkatan bersenjata Republik Islam Iran akan, sebagai tindakan balasan, menargetkan kediaman para komandan dan pejabat politik rezim Amerika dan Zionis di wilayah tersebut dan di wilayah pendudukan," ungkap Zolfaghari, Minggu (29/3/2026).
Dampak serangan ini memicu kebakaran besar di kilang minyak Haifa, Israel Utara, yang terjadi hampir bersamaan dengan serangan balasan Israel ke ladang gas South Pars milik Iran. Meski demikian, situasi di Teheran dilaporkan tetap kondusif dengan penjagaan ketat oleh pasukan Basij di tengah gempuran udara yang terus berlanjut.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
Sumber Video: AFP
#global #konflik ##kompascomlab #iran #amerika #iranvsamerika #iranperang