KOMPAS.TV - Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, pada Minggu waktu setempat, mengumumkan akan menargetkan kediaman para komandan dan pejabat politik Amerika Serikat dalam serangan balasan.
Hal itu dilakukan pasca serangan Amerika-Israel yang banyak menargetkan rumah-rumah warga sipil dan angkatan bersenjata Iran.