BEIJING, KOMPAS.TV - Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning menanggapi tewasnya prajurit TNI di daerah penugasan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), akibat serangan Israel, pada Minggu (29/3/2026) di Lebanon selatan.
Mao Ning mengatakan serangan Israel itu tidak dapat dibenarkan dan melanggar hukum humaniter internasional.
"Serangan sengaja terhadap penjaga perdamaian PBB merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan resolusi Dewan Keamanan Nomor 1701; hal ini tidak dapat diterima dan harus dihentikan sekarang juga," ujar Mao dalam konferensi pers, Senin (30/3/2026).