:

Kasus Videografer Disorot DPR, Diduga 'Mark Up' Harga dan Rugikan Negara Rp200 Juta | KOMPAS PETANG

2 hari lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus videografer asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Amsal Sitepu, yang didakwa korupsi dan merugikan negara hingga Rp200 juta, mendapat perhatian publik.

Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) terkait kasus videografer Amsal Sitepu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengatakan RDPU dilakukan karena banyaknya desakan masyarakat yang menilai kasus ini penuh ketidakadilan.

Ia mengingatkan kepada penegak hukum bahwa dengan semangat KUHP dan KUHAP baru, seharusnya menghasilkan keadilan yang substantif.

Penggelembungan anggaran yang diduga dilakukan Amsal dinilai tidak tepat, pasalnya produk videografi tidak memiliki standar biaya atau harga tertentu karena termasuk kerja kreatif.

Kasus ini bermula saat Amsal Sitepu melakukan kegiatan pengelolaan dan pembuatan jaringan komunikasi serta pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo pada tahun anggaran 2020 hingga 2022.

Sebelum membuat profil, Amsal mengajukan proposal kepada kepala desa dengan anggaran Rp30 juta per desa. Namun, dalam dakwaan jaksa, pekerjaan Amsal diduga bertentangan dengan Permendagri tentang pengelolaan keuangan desa dan merugikan negara hingga Rp200 juta. Sidang putusan atau vonis terhadap Amsal Sitepu dijadwalkan pada Rabu, 1 April 2026.

Kejaksaan Agung pun memberikan penjelasan terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat videografer asal Kabupaten Karo, Amsal Sitepu.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengatakan perkara Amsal merupakan salah satu kasus dalam dugaan korupsi pengelolaan dan pembuatan jaringan instalasi komunikasi dan informatika lokal di Kabupaten Karo tahun anggaran 2020–2023.

Anang menyebut Amsal diduga memanipulasi rancangan anggaran biaya (RAB) dalam pembuatan video profil 20 desa di Karo. Menurutnya, manipulasi tersebut salah satunya terjadi dalam proses sewa-menyewa drone.

#videografer #korupsi #anggaran #amsalsitepu

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/659903/kasus-videografer-disorot-dpr-diduga-mark-up-harga-dan-rugikan-negara-rp200-juta-kompas-petang

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke