:

Geger! Niat Cari Kepiting, Seorang Nelayan di Jambi Temukan Kerangka Manusia | BERUT

3 hari lalu

JAMBI, KOMPAS.TV - Seorang nelayan yang tengah mencari kepiting menemukan kerangka manusia di pesisir pantai Desa Sungai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Setelah teridentifikasi, kerangka tersebut merupakan jenazah nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Penemuan kerangka manusia di area pesisir pantai itu menggegerkan warga Desa Sungai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Kerangka pertama kali ditemukan nelayan saat mencari kepiting, sekitar 2 kilometer dari permukiman warga.

Berdasarkan hasil identifikasi, korban adalah nelayan berusia 65 tahun yang dilaporkan hilang sejak 13 Maret 2026.

Polisi masih mengusut penyebab kematian korban, termasuk apakah ada dugaan tindak pidana atau murni kecelakaan.

Meski diliputi duka, keluarga korban bersyukur anggota keluarga mereka akhirnya ditemukan.

Jenazah korban dibawa dari Rumah Sakit Bhayangkara Jambi sebelum diberangkatkan ke kampung halaman di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, untuk dimakamkan.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya! 

Baca Juga Tewasnya 3 Jurnalis di Lebanon Akibat Serangan Israel Picu Aksi Protes Warga Beirut! di https://www.kompas.tv/internasional/659694/tewasnya-3-jurnalis-di-lebanon-akibat-serangan-israel-picu-aksi-protes-warga-beirut

#nelayan #kerangkamanusia #jasad #penemuanmayat

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/659698/geger-niat-cari-kepiting-seorang-nelayan-di-jambi-temukan-kerangka-manusia-berut

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke